Oleh Rika Rahmawati
Segala gelagat hari mulai terlihat di renung mentari
Cahaya tersimpan antara sampah dan busuk di ranah bernanah
Kebobrokan tak terkubur dalam
Petinggi hendak gagal sembunyikan wajah negeri;
kepolosan yang mudah dipengaruhi
sungguh mudah dijejali halhal berupa keuntungan materi sementara mimpi anakanak tergerus tank baja dan kepulan asap dari cerobong besi
Lalu segala gelagat siang ikut terbenam bersama petang
dan kalian masih saja menghitung keuntungan dari keringat yang tidak dibayar
Para buruh harus berpikir seribu kali untuk membeli makan
Para istri mengajak bertengkar
memikirkan biaya hidup dan anak yang disekolahkan
Segalanya digadaikan
termasuk masa depan dijadikan jaminan utang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar